1. Enskripsi : OHWV GR MXOLXV RQ PRQGDB PDUFK 48 GUHVV : WRJD FDVXDO (EBRG)
Jawaban : LETS DO JULIUS ON MONDAY MARCH 15 DRESS : TOGA CASUAL (BYOD)
Rumus : A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z
1 2 3 4 5 6 7 8 9 0
Huruf yang ada di enskripsi di kurang 3, missal O di kurangi 3
Menjadi L begitupun dengan angka.
2. Enskripsi : QDPA VDBD FKHVD
Jawaban : NAMA SAYA RHESA
3.
4. a) XBRL sangat cocok dengan kasus yg di atas yaitu kekhawatiran Ozment mengenai akurasi, kelengkapan , dan kekinian data. Maka dari itu XBRL sangat cocok karena tidak menghasilkan standar akuntansi tetapi mempromosikan kegunaan standar itu sendiri. Organisasi dapat memanfaatkan XBRL untuk mendefinisikan informasi keuangan dan menghasilkan laporan keuangan dalam berbagai format. Secara teknis, batang tubuh utama XBRL adalah taksonomi XBRL. Sebuah taksonomi pelaporan keuangan bertindak seperti kamus akun dengan hubungan yang ditentukan antar mereka. Misalnya, dalam taksonomi akuntansi, kas diklasifikasikan sebagai bagian dari aset lancar, dan aktiva lancar diklasifikasikan sebagai bagian dari total aset.
b) Misalnya Bursa Efek Indonesia dan memberikan manfaat yaitu : Untuk menyempurnakan proses pengumpulan data pelaporan emiten supaya lebih efisien, komprehensif, dan dapat diandalkan informasinya.Meningkatkan daya saing produk-produk data yang kami tawarkan kepada investor institusi dan swasta.Memperkokoh keterbukaan dan keutuhan informasi pasar modal, serta meningkatkan pelayanan untuk semua konsumen informasi pasar modal.XBRL diciptakan secara spesifik untuk mengkomunikasikan informasi antara pihak bisnis dan pengguna informasi keuangan seperti analis, investor dan regulator, dengan menyajikan format elektronik yang udah distandarisasi secara umum untuk digunakan dalam pelaporan bisnis. XBRL tidak mengubah informasi yang dilaporkan, hanya mengubah bagaimana informasi tersebut dilaporkan.
c) Data tidak akan ter-disintegritasi karena XBRL dapat membantu perusahaan untuk menghasilkan laporan dengan menggunakan data yang menyimpan dalam format yang berbeda. Ketika sebuah perusahaan mempersiapkan laporan dengan menggunakan XBRL, masing-masing item tersebut akan diberikan dengan tag, dan perusahaan akan memasukkan tag XBRL ke dalam sistem perangkat lunak mereka yang menyediakan dengan taksonomi. Hal ini memungkinkan pengguna untuk memiliki referensi silang dengan sistem internal mereka sendiri dan membuat istilah-istilah dalam perusahaan yang berbeda menjadi lebih dimengerti dan sebanding. Ini mengurangi biaya saat kembali memasukkan data ke dalam sistem dan resiko memasukkan data yang salah ke dalam sistem.
5. Lisensi untuk otoritas sertifikasi
Untuk mendapatkan lisensi Eropa lebih susah daripada sertifikasi Amerika. Contohnya pada bidang penerbangan. aspek-aspek yang harus dipenuhi maskapai penerbangan untuk mendapatkan sertifikat IOSA (Eropa) jauh lebih banyak daripada FAA. Ada sekitar 900 aspek yang harus dipenuh. Sementara untuk FAA (Amerika) yakni 500-an aspek.
6.
7. a) Kode tujuan pengiriman pada
pesanan pembelian dan perusahaan pengiriman pada pesanan penjualan.
Hal ini dapat menimbulkan masalah, karena ketidak satuan
informasi. Sebaiknya kedua elemen tersebut
ada di masing-masing pesanan, baik di pembelian maupun penjualan. Supaya
ada kesamaan informasi yang bisa dipertanggung jawabkan.
b) pada pesanan pembelian ada elemen jumlah yang dipesan,
sedangkan pada pesanan penjualan tidak ada.
Sebaiknya disamakan, anatar pesanan pembelian dengan pesanan
penjualan. Elemen tersebut bisa dimunculkan di pesanan penjualan supaya memudahkan
pembacaan informasi.
8. Pengendalian atau teknik yang dapat mencegah :
- Dibuat sandi khusus yang dapat mengamankan situs web
- Database perusahann sebaiknya disimpan dalam ruang yang hanya dapat dijangkau oleh pihak yang memang benar-benar berkepentingan
- Suatu transaksi sebaiknya diamankan dengan otorisasi pejabat yang berwenang
- Dibuat sistem bertingkat sehingga sistem tersebut benar – benar secure
9. A. Kelemahan pengendaliannya :
1. Tidak adanya bagian pembelian formal
2. Tidak adanya pembagian tugas dan tanggung jawab yang baik
3. Tempat pencetakan waktunya tidak ada yang mengawasi.
4. Supervisior tidak menyimpan sendiri catatan kehadiran karyawan.
5. Bagian utang usaha tidak menerima dokumen lain selain lembar penggajian
6. Tidak adanya sistem privasi dalam web yang membuat situs mudah di hack.
B. rekomendasi :
1. dibentuklah bagian pembelian formal
2. adanya pembagian tugas dan tanggungjawab yang jelas
3. tempat pencetakan waktu kerja karyawan diberi pengawas
4. supervisior membuat catatan kehadiran karyawan sendiri
5. bagian utang sebaiknya dieri salinan mengenai transaksi yang dilakukan perusahaan berkaitan dengan kredit/pinjaman .
6. web dibuat dengan kode – kode / ensikrip sehingga hacker tidak bisa menembus web.

