Blogger templates

Rabu, 17 Desember 2014

1. Enskripsi    :  OHWV GR MXOLXV RQ PRQGDB PDUFK 48 GUHVV : WRJD                                FDVXDO (EBRG)
   Jawaban     :  LETS DO JULIUS ON MONDAY MARCH 15 DRESS : TOGA                                    CASUAL (BYOD)
   Rumus        :  A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z 
                         1 2 3 4 5 6 7 8 9 0 
                          Huruf yang ada di enskripsi di kurang 3, missal O di kurangi 3 
                         Menjadi L begitupun dengan angka.

2. Enskripsi   : QDPA VDBD FKHVD
   Jawaban    : NAMA SAYA RHESA

3.     

    4. a) XBRL sangat cocok dengan kasus yg di atas yaitu kekhawatiran Ozment mengenai akurasi,     kelengkapan , dan kekinian data. Maka dari itu XBRL sangat cocok karena tidak menghasilkan standar akuntansi tetapi mempromosikan kegunaan standar itu sendiri. Organisasi dapat memanfaatkan XBRL untuk mendefinisikan informasi keuangan dan menghasilkan laporan keuangan dalam berbagai format. Secara teknis, batang tubuh utama XBRL adalah taksonomi XBRL. Sebuah taksonomi pelaporan keuangan bertindak seperti kamus akun dengan hubungan yang ditentukan antar mereka. Misalnya, dalam taksonomi akuntansi, kas diklasifikasikan sebagai bagian dari aset lancar, dan aktiva lancar diklasifikasikan sebagai bagian dari total aset.

b) Misalnya Bursa Efek Indonesia  dan memberikan manfaat yaitu :                                          Untuk menyempurnakan proses pengumpulan data pelaporan emiten supaya lebih efisien, komprehensif, dan dapat diandalkan informasinya.Meningkatkan daya saing produk-produk data yang kami tawarkan kepada investor institusi dan swasta.Memperkokoh keterbukaan dan keutuhan informasi pasar modal, serta meningkatkan pelayanan  untuk semua konsumen informasi pasar modal.XBRL diciptakan secara spesifik untuk mengkomunikasikan informasi antara pihak bisnis dan pengguna informasi keuangan seperti analis, investor dan regulator, dengan menyajikan format elektronik yang udah distandarisasi secara umum untuk digunakan dalam pelaporan bisnis. XBRL tidak mengubah informasi yang dilaporkan, hanya mengubah bagaimana informasi tersebut dilaporkan.
c) Data tidak akan ter-disintegritasi karena XBRL dapat membantu perusahaan untuk menghasilkan laporan dengan menggunakan data yang menyimpan dalam format yang berbeda. Ketika sebuah perusahaan mempersiapkan laporan dengan menggunakan XBRL, masing-masing item tersebut akan diberikan dengan tag, dan perusahaan akan memasukkan tag XBRL ke dalam sistem perangkat lunak mereka yang menyediakan dengan taksonomi. Hal ini memungkinkan pengguna untuk memiliki referensi silang dengan sistem internal mereka sendiri dan membuat istilah-istilah dalam perusahaan yang berbeda menjadi lebih dimengerti dan sebanding. Ini mengurangi biaya saat kembali memasukkan data ke dalam sistem dan resiko memasukkan data yang salah ke dalam sistem.

5. Lisensi untuk otoritas sertifikasi
Untuk mendapatkan lisensi Eropa lebih susah daripada sertifikasi Amerika. Contohnya pada bidang penerbangan. aspek-aspek yang harus dipenuhi maskapai penerbangan untuk mendapatkan sertifikat IOSA (Eropa) jauh lebih banyak daripada FAA. Ada sekitar 900 aspek yang harus dipenuh. Sementara untuk FAA (Amerika) yakni 500-an aspek.

6.   
7.  a) Kode tujuan pengiriman pada pesanan pembelian dan perusahaan pengiriman pada pesanan penjualan.
Hal ini dapat menimbulkan masalah, karena ketidak satuan informasi. Sebaiknya kedua elemen tersebut  ada di masing-masing pesanan, baik di pembelian maupun penjualan. Supaya ada kesamaan informasi yang bisa dipertanggung jawabkan.
     b) pada pesanan pembelian ada elemen jumlah yang dipesan, sedangkan pada pesanan penjualan tidak ada.
Sebaiknya disamakan, anatar pesanan pembelian dengan pesanan penjualan. Elemen tersebut bisa dimunculkan di pesanan penjualan supaya memudahkan pembacaan informasi.

8. Pengendalian atau teknik yang dapat mencegah :
         - Dibuat sandi khusus yang dapat mengamankan situs web
         - Database perusahann sebaiknya disimpan dalam ruang yang hanya dapat                         dijangkau oleh pihak yang memang benar-benar berkepentingan
         - Suatu transaksi sebaiknya diamankan dengan otorisasi pejabat yang                                   berwenang
         - Dibuat sistem bertingkat sehingga sistem tersebut benar – benar secure

9. A. Kelemahan pengendaliannya :
            1. Tidak adanya bagian pembelian formal
            2. Tidak adanya pembagian tugas dan tanggung jawab yang baik
            3. Tempat pencetakan waktunya tidak ada yang mengawasi.
            4. Supervisior tidak menyimpan sendiri catatan kehadiran karyawan.
            5. Bagian utang usaha tidak menerima dokumen lain selain lembar penggajian
            6. Tidak adanya sistem privasi dalam web yang membuat situs mudah di hack.
B.  rekomendasi :
      1. dibentuklah bagian pembelian formal
      2. adanya pembagian tugas dan tanggungjawab yang jelas
      3. tempat pencetakan waktu kerja karyawan diberi pengawas
      4. supervisior membuat catatan kehadiran karyawan sendiri
      5. bagian utang sebaiknya dieri salinan mengenai transaksi yang dilakukan                            perusahaan berkaitan dengan kredit/pinjaman .
      6. web dibuat dengan kode – kode / ensikrip sehingga hacker tidak bisa menembus               web.
























Senin, 01 Desember 2014

CLOUD COMPUTING


Jika diartikan cloud computing adalah komputer awan. Seperti yang ada di Wikipedia bahwa cloud computing itu adalah gabungan dari pemanfaatan teknologi (komputasi) dan pengembangan berbasis internet (awan). Cloud computing merupakan sebuah metode komputasi dimana kemampuan TI disediakan sebagai layanan berbasis internet.
Biar lebih paham lagi tentang cloud computing itu sendiri, saya kasih gambaran sederhananya. Kita bisa bayangkan cloud computing itu seperti sebuah jaringan listrik. Jika kita butuh listrik, kita tidak harus punya pembangkit listrik. Kita hanya perlu menghubungi penyedia layanan listrik, yaitu PLN untuk menyambungkan rumah kita dengan jaringan listrik dan kita tinggal menikmatinya saja. Dan pembayaran kita lakukan sesuai dengan besaran pemakaiannya.
Kalau listrik aja bisa begitu, kenapa layanan komputasi tidak bisa? Contohnya, jika sebuah perusahaan membutuhkan aplikasi CRM (Costumer Relationship Management). Kenapa perusahaan itu harus membeli aplikasi itu, membeli hardware buat server dan harus menyewa tenaga ahli TI khusus untuk menjaga server dan aplikasi itu?
Nah, disinilah cloud computing itu berperan. Dalam contoh di atas, perusahaan Microsoft telah menyediakan aplikasi CRM yang dapat langsung digunakan oleh perusahaan yang membutuhkan tadi. Perusahaan yang membutuhkan itu tinggal menghubungi perusahaan Microsoft untuk menyambungkan perusahaannya (dalam hal ini melalui internet) dengan aplikasi CRM & tinggal memakainya. Dan pembayaran dilakukan per bulan, per triwulan, per semester, per tahun atau sesuai kontrak yang dibuat. Jadi, perusahaan yang membutuhkan aplikasi CRM tadi, tidak perlu melakukan investasi awal untuk pembelian hardware server dan tenaga ahli TI. Itulah salah satu manfaat dari cloud computing yang dapat menghemat anggaran suatu perusahaan.
Untuk ilustrasinya, cloud computing digambarkan seperti ini:
Cloud Computing
Perhatikan titik-titik komputer/server sebagai gabungan dari sumber daya yang akan dimanfaatkan. Lingkaran-lingkaran sebagai media aplikasi yang menjembatani sumber daya dan cloud-nya adalah internet. Semuanya tergabung menjadi satu kesatuan dan inilah yag dinamakan cloud computing.
Cloud computing mempunyai 3 tingkatan layanan yang diberikan kepada pengguna, yaitu:

  1. Infrastructure as a service, hal ini meliputi Grid untuk virtualized server, storage & network. Contohnya seperti Amazon Elastic Compute Cloud dan Simple Storage Service.
  2. Platform as a service, hal ini memfokuskan pada aplikasi dimana dalam hal ini seorang developer tidak perlu memikirkan hardware dan tetap fokus pada pembuatan aplikasi tanpa harus mengkhawatirkan sistem operasi, infrastructure scaling, load balancing dan lain-lain. Contohnya yang sudah mengimplementasikan ini adalah Force.com dan Microsoft Azure investment.
  3. Software as a service: Hal ini memfokuskan pada aplikasi dengan Web-based interface yang diakses melalui Web Service dan Web 2.0. Contohnya adalah Google AppsSalesForce.com dan aplikasi jejaring sosial seperti FaceBook.

Para investor sedang mencoba untuk mengeksplorasi adopsi teknologi cloud computing untuk dijadikan bisnis seperti Google dan Amazon yang sudah punya penawaran khusus pada teknologi cloud. Dan juga Microsoft dan IBM tidak mau kalah dalam hal ini, mereka juga sudah menginvestasikan jutaan dolar untuk hal ini.
Bisa dipastikan ke depannya cloud computing ini akan menjadi sebuah trend, standar teknologi akan menjadi lebih sederhana karena ketersediaan dari layanan cloud.

KELEBIHAN CLOUD COMPUTING

Menghemat biaya investasi awal untuk pembelian sumber daya.
Bisa menghemat waktu sehingga perusahaan bisa langsung fokus ke profit dan berkembang dengan cepat.
Membuat operasional dan manajemen lebih mudah karena sistem pribadi/perusahaan yang tersambung dalam satu cloud dapat dimonitor dan diatur dengan mudah.
Menjadikan kolaborasi yang terpercaya dan lebih ramping.
Mengehemat biaya operasional pada saat realibilitas ingin ditingkatkan dan kritikal sistem informasi yang dibangun.

KEKURANGAN CLOUD COMPUTING

Komputer akan menjadi lambat atau tidak bisa dipakai sama sekali jika internet bermasalah atau kelebihan beban. Dan juga perusahaan yang menyewa layanan dari cloud computing tidak punya akses langsung ke sumber daya. Jadi, semua tergantung dari kondisi vendor/penyedia layanan cloud computing. Jika server vendor rusak atau punya layanan backup yang buruk, maka perusahaan akan mengalami kerugian besar.