Sistem Informasi Manajemen
“Development and Application of a Benchmarking Information System in
Clusters of SMEs”
Ø Latar Belakang
Benchmarking merupakan strategi pembelajaran organisasi
yang tersebar di lingkungan bisnis, tidak banyak diketahui atau digunakan oleh
UKM. Untuk cluster UKM, database benchmarking bisa menjadi instrumen yang ampuh
untuk berbagi informasi dan promosi aksi bersama antara perusahaan dan cluster,
sehingga untuk meningkatkan pembelajaran organisasi dan efisiensi kolektif
cluster.
Ø Rumusan Masalah
- Bagaimana klasifikasi benchmarking?
- Bagaimana prosedur benchmarking?
- Bagaimana sistem informasi benchmarking?
Ø Tujuan Riset
Untuk membahas pengembangan dan penerapan informasi
pembandingan sistem, terdiri dari database, yang di akses dan dirancang oleh
internet.
Ø Manfaat Riset
- Tahu dan bisa memposisikan penggunaan TIK untuk hal-hal yang baik, menghibur, dan bermanfaat
- Bisa mengontrol pengaksesan Internet untuk hal-hal yang memang kita perlukan
- Memilih tempat-tempat akses publik yang paling bisa memberikan keselamatan yang kredibel
- Sebagai latihan organisasi untuk meningkatkan kinerja bisnis dan daya saing
- Mempermudah proses pencarian data pembanding dan mitra
- Meningkatkan pembelajaran organisasi dan efisiensi kolektif
Ø Teori yang Digunakan
Teori benchmarking,
industrial clustering, benchmarking information system.
Ø Konsep
Benchmarking didefinisikan sebagai proses
membandingkan praktik dan kinerja operasional dan manajerial suatu perusahaan
terhadap orang lain, pesaing untuk mencapai perbaikan. Industrial clustering
menekankan konsentrasi geografis perusahaan yang ling berhubungan, khusus pemasok,
penyedia layanan, perusahaan-perusahaan industri terkait, dan lembaga-lembaga
terkait (misalnya universitas, lembaga standar, dan asosiasi perdagangan) dalam
bidang tertentu yang bersaing tetapi juga bekerja sama. Benchmarking
information system yang diusulkan untu aplikasi ini terdiri ari 2 bagian :
database itu sendiri dan aplikasi web untuk akses jarak jauh ke database,
homepage, diakses melalui alamat www.numa.org.br/pb,
menyajikan umum informasi benchmarking, link bunga dan bagaimana melakukan
benchmarking.
Ø Riset Sebelumnya
(Krugman,
1991; Porter, 1998; Humphrey and Schmitz, 1998).
(Bhutta and Huq, 1999).
(Cassell et al., 2001).
(Welch and Mann, 2001).
Ø Kerangka Pemikiran Teoritis
Benchmarking.
Ø Desain Riset/Study:
- Deskriptif
- Kualitatif
Ø Definisi & Pengukuran Variable
Media Pembelajaran Berbasis TIK "Sistem Persamaan Linear Dua
Variabel (SPLDV)"
Ø Sumber dan Metode Pengumpulan Data :
- Dokumen ulasan
- Wawancara pakar
- Kunjungan lapangan
- Survei pengguna
- Jumlah pengguna yang disurvei
- Operator wawancara
Ø Instrumen penelitiannya :
SMEs merupakan database benchmarking yang menjadi
instrumen ampuh untuk berbagi informasi dan promosi aksi bersama antara
perusahaan dalam kelompok.
Ø Teknik Analisis Data
Matriks, keamanan, kredibilitas, dan reputasi
Ø Implikasi
Praktis
Ø Keterbatasan Riset
Penelitian ini terobosan dalam
ruang lingkup bahwa tidak ada penelitian lain memiliki sistematis melihat
berbagai jenis tempat akses publik dan di beberapa negara di seluruh dunia .
Ø Saran Untuk Riset Selanjutnya
- Memberikan analisis yang lebih mendalam dari tempat-tempat yang diteliti
- Mempunyai Hipotesis yang jelas, sehingga hasil dari penelitian tersebut menjadi lebih terarah
- Mampu memberikan solusi yang dapat diterima umum
Ø Judul yang sesuai
“Analisis mengenai pengaruh pengembangan aplikasi sistem
informasi benchmarking terhadap kinerja perusahaan”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar